Infotoday.id, Batam – Disaat pemerintah Kota Batam Gencar gencarnya mengatasi persoalan sampah yang tak kunjung teratasi, masih saja pelaku usaha membuang sampah sembarangan.
Terpatau oleh awak media ini, Jumat, (28/11/25), sampah yang diduga Limbah Gypsun berserakan di depan Gudang PT. Sri Indah Lestari di daerah Komplek Tanah Mas Sei Panas. Selain sampah bekas Gypsun, terlihat plastik dan karung Stopping compound didalam Jumbo Bag.

Diketahui, Limbah Gypsun berdampak Polusi lingkungan jika dibuang sembarangan, limbah gypsum dapat melepaskan gas hidrogen sulfida (\(H_{2}S\)) yang sangat beracun, merusak tanah, dan menimbulkan bau tidak sedap seperti telur busuk.
Dampak kesehatan: Pembuangan limbah gypsum secara tidak sengaja dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi warga sekitar, seperti gatal-gatal.Risiko kebakaran: Gas \(H_{2}S\) juga dapat bersifat korosif, mudah terbakar, dan berpotensi meledak jika menumpuk di tempat pembuangan sampah.
Bukan hanya sampah berserakan, terlihat jalan akses komplek pergudangan tersebut sangat kotor dan menggangu akses jalan. Bak Kontainer sampah terlihat penuh dengan sampah dan kayu, debu bekas Gypsun beterbangan di komplek pergudangan tersebut.
Terkait hal ini, awak media ini mencoba konfirmasi ke Lurah Sungai Panas, namun beliau tidak menjawab WhatsApp awak media ini. Namun Ketua RW daerah tersebut menyampaikan, sudah berkomunaksi dengan Lurah.
“Hal ini sudah saya sampaikan juga ke pihak perusahan dan juga Lurah Sungai Panas,” kata Marzuki.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam saat dikonfirmasi mengakatan, akan menelusuri perihal ini dan akan mengambil tindakan.
“Kami akan lihat ke lokasi bang, dan silahkan juga buat aduan ke kantor dengan membawa dokumentasi,” ujar Ali.
Sampai berita ini diunggah, pihak Sri Indah Lestari belum bisa kami hubungi. (Ind)












