HeadlineKepriTanjungpinangTerkiniTrend

Pabrik Batu Bata di Kelurahan Dompak Diduga Pekerjakan TKA Asal Tiongkok

×

Pabrik Batu Bata di Kelurahan Dompak Diduga Pekerjakan TKA Asal Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Foto: lokasi aktivitas produksi batu bata di keluarkan Dompak, Tanjungpinang yang diduga menjadi tempat bekerja sejumlah TKA.

Tanjungpinang, INFOTODAY.id – Sejumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok diduga bekerja di pabrik batu bata milik PT Terira Batu Mas yang berlokasi di Jalan Wacopek RT 02 RW 02, Dompak, Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan hasil penelusuran investigasi media ini di lokasi, Senin (20/4), terlihat beberapa TKA tengah melakukan aktivitas pekerjaan di area pabrik. Lokasi pabrik tersebut diketahui tidak jauh dari mess Kogabwilhan I.

Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada salah satu TKA, yang bersangkutan tidak dapat berbahasa Indonesia. TKA tersebut kemudian mencoba berkomunikasi dengan atasannya melalui sambungan telepon, yang disebut sebagai mandor atau pengawas bernama Aliang.

Melalui sambungan telepon tersebut, Aliang sempat menanyakan identitas awak media.
“Dari mana ya, bang?” ujar Aliang.

Awak media kemudian memperkenalkan diri serta menyampaikan maksud konfirmasi terkait keberadaan TKA yang bekerja di pabrik tersebut. Namun, Aliang menyebut dirinya hanya sebagai bawahan yang bertugas membantu menerjemahkan bahasa serta menyampaikan instruksi pekerjaan dari TKA.

Tidak berhenti di situ, awak media kemudian mencoba menggali informasi dari pekerja lokal yang berada di lokasi. Salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pabrik tersebut baru kembali beroperasi.

“Saya sudah bekerja di sini sekitar 20 tahun, bang. Dulu masih zaman Pak Boby Jayanto yang punya pabrik ini, lalu diserahterimakan ke Pak Ferry Lee,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pabrik tersebut memproduksi bata merah.
“Dulu hasil produksi dikirim ke Batam, kalau sekarang untuk ke PT BAI,” tambahnya.

Pekerja tersebut juga menyarankan agar awak media mengonfirmasi langsung kepada pengawas lapangan.
“Nanti langsung ke Pak Kimki saja, bang, karena beliau pengawas di sini,” katanya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan kepada pihak yang disebut sebagai pengawas, yakni Kimki, hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan. Selain itu, media ini juga belum berhasil mengonfirmasi pihak Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Tanjungpinang terkait keberadaan TKA di pabrik batu bata tersebut.

Penulis: Day